Minggu, 28 September 2014

puisi

TUHAN...SAYANGILAH IBUKU
Oleh Amanda

Senyum di pipinya
layaknya embun dipagi hari
tatapan matanya yang indah layaknya bunga mawar
pelukannya yang hangat
membuatku tidak berhenti ingin memeluknya
Setulus sayang dia berikan padaku
pengorbanannya tak bisa dibalas

Tuhan
izinkan waktu kembali
agar Aku dapat melihat Ibu
melihatnya tersenyum manis dihadapanku
menemani hari - hariku
melhat Aku dapat tumbuh

Tuhan ...
Air mataku telah berlinang
mengingat akan kepergiannya

Tuhan...
terimalah Dia